EmitenNews.com - PT ABM Investama Tbk (ABMM) menegaskan kebijakan larangan ekspor batubara akan berdampak cukup besar bagi ekonomi, khususnya perindustrian batubara seperti pengapalan, industri alat berat dan sektor lainnya.


Namun demikian, ABMM selalu berupaya menjalankan tata Kelola perusahaan yang baik, akan selalu mendukung keputusan dan kebijakan pemerintah dengan tetap melakukan persiapan dan langkah-langkah strategis yang diperlukan demi keberlangsungan bisnis bagi para pemangku kepentingan perusahaan.


“Perseroan masih melakukan kajian dan pembahasan bersama dengan manajemen, internal tim, asosiasi pertambangan, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan langkah yang tepat dalam menyikapi situasi ini,” tulis Sekretaris perusahaan ABMM, Rindra Donovan dalam menanggapi pertanyaan Bursa Efek Indonesia(BEI), Rabu(5/1/2022).


Sementara itu sejumnlah emiten terkait batubara juga telah menyampaikan tanggapan terkait larangan ekspor tersebut dan umum memberi tanggapan tidak terlalu berdampak. Misalnya, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menyatakan kebijakan itu tidak secara material mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan. Tapi tetap melakukan pemantauan atas dampaknya.