Tinggalkan Komisaris Pollux Hotels (POLI), Telisik Ini Jejak Timur Pradopo
:
0
EmitenNews.com - Timur Pradopo melepas posisi komisaris independen PT Pollux Hotels Group (POLI). Surat pengunduran diri mantan Kapolri itu, menyambangi meja manajemen perseroan pada 22 Juli 2022. Selanjutnya, perseroan memproses pengunduran diri eks Kapolda Metro Jaya tersebut sesuai aturan berlaku.
Manajemen Pollux Hotels mengaku akan membahas pengunduran diri eks Kapolda Jabar dalam rapat umum pemegang saham, pada Kamis, 28 Juli 2022 mendatang. Itu untuk memenuhi ketentuan POJK No.33/POJK.04/2014. ”Kami menerima surat pengunduran diri Bapak Timur Pradopo pada 22 Juli 2022,” tulis Direktur Pollux Hotels, Subramanian Arumugam.
Manajemen Pollux Hotel menegaskan fakta itu tidak berdampak material. Baik dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten sebagai perusahaan publik.
Berdasar laman resmi Pollux Hotels, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, menjabat sebagai direktur independen sejak 2014 lalu. Dia juga menjabat Komisaris Independen PT Pollux Investasi Internasional dulunya PT Royal Royce Properties sejak April 2020.
Timur pernah menjabat di Properties Indonesia sejak Juni 2019 setelah sebelumnya menjabat sebagai komisaris periode 2015-2017, sebagai komisaris utama edisi 2017, dan sebagai komisaris periode 2017-2018 perusahaan.
Sebelumnya, Timur di dunia kepolisian pernah menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat 1997-1999, Kapolres Metro Jakarta Pusat 1999-2000, Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Kepolisian Daerah (Kapuskodal Ops Polda) Jawa Barat 2000.
Pernah menjabat Kepala Satuan dan Kemahasiswaan Pendidikan dan Pelatihan Akademi Kepolisian 2002, Inspektur Pengawas Daerah Kepolisian Daerah Bali 2004-2005, Kapolres Banten 2005-2008, dan Kepala Balai Diklat Polri Perwira 2008. Lalu, menjadi Kapolda Jawa Barat 2008-2010, Kapolda Metro Jaya 2010, Kabid Badan Pemeliharaan Keamanan Polri 2010, dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) edisi 2010-2013.
Mantan Kapolri itu, mengenyam pendidikan Sekolah Tinggi Staf Administrasi dan Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Sespati Polri) periode 2001. Sekolah Staf Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Sespim Polri) pada 1996. Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) periode 1989, dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) pada 1978. (*)
Related News
PPRI Bidik Penjualan Q2-2026 Rp80 Miliar, Agresif Tambah Pasar Baru
MPPA Gelar Rights Issue Jumbo 23,9 Miliar Saham, Cek Jadwalnya!
Kinerja Kuartal I Solid, BEST Optimistis Laba Tumbuh Dua Digit
JELI dan PRDL Umumkan IPO, 1 Lagi Calon Misterius Siap Susul Melantai!
Bank Mandiri (BMRI) Gelar Program Sahabat Desa di Sepanjang Rute MJM
BSDE Puasa Dividen, Laba Jumbo Perkuat Struktur Modal





