Tingkatkan Ekspor ke AS, Eropa, China dan Korea, Kemenperin Restrukturisasi Industri Kayu
:
0
Ilustrasi industri furniture kayu di Tanah Air. dok. Kemenperin.
EmitenNews.com - Kementerian Perindustrian merestrukturisasi industri kayu yang bertujuan meningkatkan ekspor dengan kualitas produk industri kayu yang ramah lingkungan. Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian Merrijantij Punguan Pintaria mengatakan, sekarang pasar minta produk-produk kayu yang ramah lingkungan.
Kepada pers, di Jakarta, Kamis (21/9/2023), Merri mengatakan, Kemenperin memastikan bahwa semua proses produksi yang dilakukan oleh industri kayu saat ini menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Bahan baku di Indonesia sudah mencapai tingkat berkelanjutan dengan adanya Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK).
Fokus saat ini adalah bagaimana meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku tersebut.
Perbaikan dalam aspek teknologi yang lebih ramah lingkungan dapat membuka peluang pasar. Terutama di segmen pasar yang berorientasi pada produk-produk menengah ke atas.
Merri menyebutkan, industri kayu di Indonesia, yang sudah berorientasi pada pasar menengah ke atas memiliki daya tarik khusus di pasar Amerika, Eropa, serta di negara-negara seperti China dan Korea.
Related News
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global
Nikkei Tembus 69.400, Saham Jepang Melejit Ikuti Wall Street





