EmitenNews.com -Saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) pada perdagangan kemarin di transaksi sangat besar hingga Rp 20,69 triliun di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

Jumlah yang ditransaksikan 18,77 juta lot saham di harga Rp 11.021/saham atau di atas harga pasar reguler per penutupan sesi I Rp 9.900.

 

Corporate Secretary INTP Dani Handajani menyampaikan pada hari ini terjadi transaksi jual beli saham antara Birchwood dan Heidelberg Materials AG. Birchwood menjual seluruh saham INTP yang dimilikinya kepada Heidelberg.

 

"Heidelberg Materials AG sendiri merupakan pemegang saham pengendali tidak langsung INTP mengingat Heidelberg memiliki selusuh kepemilikan saham Birchwood," paparnya dalam keterangan resmi. 

 

Transaksi ini dilakukan untuk tujuan restrukturisasi Grup Heidelberg Materials AG. Efektif sejak 7 November 2023, Heidelberg menjadi pengendali dan pemegang saham mayoritas INTP sebanyak 1.877.480.863 (1,87 miliar) atau setara 51%.

 

Merujuk data resmi yang disampaikan INTP pada laman BEI, penjual saham INTP adalah Birchwood Omnia Limited, sehingga dengan transaksi ini maka kepemilikannya di INTP sudah tidak ada lagi.

 

Sebagai informasi,per 30 September 2023, Birchwood Omnia Ltd sebagai pengendali menguasai 1,87 miliar saham INTP atau 51%. Masyarakat nonwarkat menggenggam 41,97% saham INTP. Jumlahnya total 12.338 pemegang saham INTP.

 

Sebelumnya diberitakan, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) akan mengakuisisi 345.860 saham atau 100% kepemilikan di PT Semen Grobogan (SGB). Aksi korporasi ini dikukuhkan dalam perjanjian jual beli saham atau sale and purchase agreement bersyarat yang ditandatangani pada Senin (16/10/2023).

 

INTP, laba bersihnya terbang cukup tinggi di akhir kuartal III-2023 di kisaran 33,84% menjadi Rp 1,26 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp 946 miliar.