EmitenNews.com - Tren realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor komunikasi dan informatika terus meningkat, sejak tahun 2018 hingga 2021. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, lelang spektrum frekuensi radio menjadi salah satu sumber utama kenaikan PNBP dari tahun ke tahun. Untuk 2023, Kominfo menargetkan PNBP sebesar Rp25,07 triliun


"Dari tahun ke tahun realisasi PNBP Kementerian Kominfo terus meningkat, hal ini disebabkan dengan adanya atau hasil ekstensifikasi berupa pelelangan spektrum frekuensi dan intensifikasi PNBP," kata Johnny G. Plate dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022).


Dalam rapat kerja itu, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, Inspektur Jenderal Doddy Setiadi. Lainnya, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Latif, serta jajaran staf khusus Menteri Kominfo.


Menteri Johnny menyebutkan, tahun 2018, realisasi PNBP Kementerian Kominfo sebesar Rp21,3 triliun. Jumlahnya terus meningkat sampai dengan tahun 2021 sebesar Rp25,4 Triliun.


"Dibandingkan tahun 2021, target PNBP 2022 akan mengalami kenaikan, ditargetkan PNBP Kominfo mencapai Rp24,7 triliun," ujar politikus Partai NasDem tersebut.


Menteri Johnny menyatakan target tersebut masih berpotensi mengalami kenaikan. Pasalnya, kemungkinan lelang spektrum frekuensi baru akan berlangsung Tahun 2022. Tahun 2023, Kominfo menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp25,07 Triliun, setelah mengalami beberapa peningkatan baik melalui rencana ekstensifikasi maupun intensifikasi PNBP. ***