Vale (INCO) Laporkan Produksi Nikel Naik 6% Jadi 17.953 Metrik Ton di Kuartal III-2023
:
0
EmitenNews.com -PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melaporkan bahwa telah memproduksi 17.953 metrik ton nikel dalam matte hingga kuartal III-2023. Angka produksi ini mengalami peningkatan 6% jika dibandingkan dengan keseluruhan produksi pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 17.513 metrik ton.
Informasi terbaru INCO dalam pengembangan bisnisnya, perseroan telah menandatangani perjanjian kerja sama definitif dengan Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd (Huayou) dan PT Huadi Nickel Indonesia (Huadi) untuk pembangunan fasilitas pengolahan nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leaching ( HPAL ).
Fasilitas tersebut dibangun dengan target produksi 60.000 ton nikel dan 5.000 ton kobalt per tahun dalam bentuk produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yang nantinya dapat diolah lebih lanjut menjadi baterai kendaraan listrik. Proyek HPAL ini akan memulai konstruksi segera setelah mendapatkan perizinan yang dibutuhkan.
Proyek ini, bersama dengan progress terbaru dari proyek HPAL Pomalaa dan proyek Morowali, adalah bagian dari perwujudan komitmen pertumbuhan, dan pemenuhan dari komitmen investasi perseroan.
Presiden Direktur INCO Febriany Eddy mengaitkan hasil positif ini dengan strategi pemeliharaan yang telah diterapkan sebelumnya. Kegiatan pemeliharaan skala besar yang direncanakan berhasil diselesaikan pada semester pertama tahun 2023.
Related News
Kinerja URBN Tertekan, Rugi Membengkak ke Rp174 Miliar
Pantau! Ini Sederet Keputusan Penting Investor Untuk CBUT
Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%
CBRE Kantongi Fasilitas Kredit USD45 Juta dari Maybank
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis





