Waspada! Penipuan Lewat Aplikasi Kencan, Incar Wanita Kelas Atas
:
0
Ilustrasi aplikasi kencan. Dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Waspadalah. Marak penipuan melalui aplikasi kencan yang mengincar wanita dari kalangan atas. Para pelaku mencari target yang rata-rata merupakan wanita dari kalangan berada dan memiliki profesi cukup mentereng. Lewat operasi siber polisi menangkap sedikitnya 20 tersangka penipuan. Ancaman hukumannya 12 tahun.
"Para tersangka yang jumlahnya 20 orang ini membuka aplikasi kencan dan memasang foto profil orang lain terutama laki-laki yang menarik," ujar Kapolsek Metro Gambir, Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rezeki R Respati di Jakarta, Selasa (28/1/2025).
Setelah terjalin komunikasi yang intens, para tersangka selanjutnya menawarkan korban untuk berinvestasi di platform dengan keuntungan hingga 25 persen.
Ketika korban terbujuk untuk menginvestasikan hartanya selanjutnya para tersangka yang merupakan operator mengarahkan korban menghubungi pimpinannya.
"Aplikasi yang digunakan dibuat seolah-olah asli. Mereka menjanjikan keuntungan 10 sampai 25 persen apabila berinvestasi dalam aplikasi tersebut. Dari beberapa korban yang terbujuk masuk aplikasi investasi wish palsu barulah peran leader (pimpinan)," jelas Kompol Respati.
Menurut Kompol Respati, peran pimpinan mengajarkan korban untuk berinvestasi dan meminta mereka mengganti mata uang menjadi kripto dengan sejumlah iming-iming yang menggiurkan.
Setelah korban mengikuti arahnya, baru pelaku utama yang merupakan warga negara asing (WNA) asal China berinisial AJ beraksi dan menyuruh korban membeli sejumlah produk yang juga fiktif.
"Kami masih terus mendata kerugian para korban. Korbannya merupakan warga negara asing," ungkapnya.
Sebelumnya, polisi menangkap 20 pelaku penipuan online yang menjalankan aksinya di apartemen dengan modus melalui aplikasi kencan.
Polisi curiga dengan adanya penawaran untuk berinvestasi di aplikasi kencan tersebut, kemudian melakukan penelusuran lebih lanjut. Setelah di telusuri lanjut Respati, petugas kemudian menemukan adanya aktivitas di apartemen yang berada di Jakarta Pusat.
Related News
Tabrakan Maut Kereta, Polda Jaya Periksa Pihak Taksi Green SM Besok
Politikus PDIP Ini Anggap Negara Tak Perhatikan Buruh, Cek Alasannya
Isu Pekerja hingga Kampus Dibahas di Hambalang, Begini Arahan Prabowo
Pemerintah Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol, Ternyata Ada Misinya
Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Investor Incar Proyek Komersial
BPK Temukan Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tidak Berhak





