Peningkatan beban pokok pendapatan terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan sepanjang semester pertama 2023 khususnya dari segmen penjualan barang dan komisi via platform yang meningkat sebesar Rp518,6 miliar atau 101,3%.

Beban usaha Perseroan untuk semester pertama 2023 meningkat 102,6% tahun-ke-tahun menjadi sebesar Rp82,8 miliar (H1 2022: Rp40,9 miliar). Peningkatan pada beban usaha ini terutama dikontribusikan oleh peningkatan beban gaji pegawai yang meningkat seiring dengan penambahan karyawan untuk mendukung pertumbuhan usaha Perseroan.

 

Perseroan berhasil meningkatkan marjin laba usaha dari 4,8% ke 5,5% pada semester pertama 2023 yang menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam mengoptimalisasi dan mengelola sumber daya untuk menjalankan kegiatan operasional Perseroan yang sejalan dengan fokus manajemen untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan.



Peningkatan EBITDA  tersebut merupakan hasil dari implementasi strategi Perseroan dalam mengembangkan dan mengoptimalisasi solusi bisnis berbasis teknologi immersive serta Web 3.0 dan metaverse dengan fitur Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI).


Perseroan optimis bahwa ekosistem platform digital berbasis teknologi immersive serta Web 3.0 dan metaverse dengan fitur Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) akan terus bertumbuh dan dapat menjadi solusi teknologi bagi bisnis klien dan partner Perseroan dengan terus mengedepankan digitalization, creativity, interactivity, serta immersiveness, papar Michel Budi.