2025, Ramai Kunjungan Warga Indonesia ke Malaysia, Arab dan Singapura
Kesibukan di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. dok. Tangselpos.
EmitenNews.com - Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, sepanjang tahun 2025, warga Indonesia melakukan 9.165.894 perjalanan ke luar negeri. Terjadi kenaikan 2,45% dibandingkan tahun 2024. Inilah perjalanan warga RI ke luar negeri tertinggi dalam lima tahun terakhir, atau sejak tahun 2020. Terbanyak ke Malaysia, disusul Arab Saudi, dan Singapura.
"Kalau kita amati, distribusi perjalanan. Tujuan utama perjalanan wisnas Indonesia di tahun 2025 paling banyak berkunjung ke Malaysia. Yaitu 29,25%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Berikutnya ke Arab Saudi 18,05%, dan Singapura 13,41%. Jika dilihat berdasarkan kelompok wilayahnya, lebih dari setengah atau 54,84% wisatawan nasional Indonesia melakukan kunjungan ke negara-negara ASEAN, lalu ke Timur Tengah 20,27%.
Jumlah perjalanan warga ke RI ke luar negeri alias wisatawan nasional terus meningkat sejak September 2025.
Khusus Desember 2025, jumlah perjalanan warga Indonesia ke luar negeri meningkat 3,6% secara bulanan dan naik 1,64% secara tahunan menjadi 823.768 perjalanan.
Negara tujuan yang paling banyak didatangi warga Indonesia pada Desember 2025 adalah Malaysia, disusul Arab Saudi, lalu Singapura.
BPS juga menunjukkan, sebanyak 28,24% warga RI melakukan perjalanan. Angka ini naik dari November 2025 yang tercatat sebanyak 27,51% dari total perjalanan wisnas.
Pintu kedatangan wisatawan dalam negeri paling banyak lewat Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, dengan 425.329 perjalanan, Naik dari November 2025 yang tercatat sebanyak 419.806 perjalanan. Disusul lewat Pelabuhan Batam dengan 64.006 perjalanan di Desember 2025.
BPS juga mencatat, pada Desember 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas transportasi, terutama didorong oleh lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, di tengah tren positif tersebut, angkutan udara domestik justru menjadi satu-satunya moda yang mencatatkan penurunan jumlah penumpang secara tahunan.
"Perkembangan angkutan penumpang pada Desember 2025. Secara bulanan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi mengalami peningkatan. Hal ini terutama adanya peningkatan mobilitas masyarakat, adanya momen Natal dan Tahun Baru ya," ujar Ateng dalam rilis BPS, Senin (2/2/2026). ***
Related News
Neraca Perdagangan RI Surplus Sepanjang 2025, Ini Penyumbang Terbesar
Marlo Budiman Tinggalkan Kursi Empuk Lippo Cikarang (LPCK)
Tommy Soeharto Resmi Melepas Seluruh Saham HITS
Satgas Saber Sidak RPH, Cegah Lonjakan Harga Daging Sapi
Harga Emas Antam Meroket Rp167.000 Per Gram
Luhut Dukung Enam Langkah Pemerintah-OJK-BEI Reformasi Pasar Modal





