EmitenNews.com -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengatur ulang produk reksa dana sebagai turunan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Kepala Departemen Perizinan Pasar Modal OJK, Luthfy Z. Fuady menjelaskan, salah satu penata-ulangan produk reksa dana tersebut antara lain, akan membuka ruang produk reksa dana dapat melakukan penyertaan pada unit reksa dana lainya.
“Ini praktek yang lazim di luar negeri. Sebelumnya, dalam UU Pasar Modal dilarang, tapi dalam UU P2SK dibuka tapi butuh POJK sebagai peraturan turunannya untuk mendetailkan dalam konteks apa reksa dana itu bisa membeli unit penyertaan yang lain,” papar dia dalam seminar sosialisasi UU P2SK, Selasa (16/5/2023).
Ia menambahkan, dalam UU P2SK juga mengatur perlindungan investor reksa dana dengan mewajibkan manajer investasi penerbit untuk membeli kembali secara tunai.
“Dalam kondisi tertentu, portofolio KIK (Kontrak Investasi Kolektif) tidak dapat dijual, sehingga manajer investasi berpotensi mengalami gagal bayar terhadap pemegang unit penyertaan,” kata dia.
Related News
Kasus Manipulasi Saham, Ini Pertimbangan OJK Belum Masuk Jalur Pidana
Perusahaan Tercatat Berpeluang Dapat Insentif Pajak 3%, Ini Kata BEI
Sebanyak 124 Saham Dikecualikan dari IHSG, Termasuk Saham HSC!
Gejolak Pasar Tekan Aksi Korporasi: 23 IPO Mundur & Sepinya Obligasi
Pasar Gonjang-Ganjing, BEI Kosongkan Daftar Short Selling di November
BEI Tegaskan Perhitungan Indeks dan Market Cap Tetap Utuh





