ALTO Sudah PHK 145 Karyawan, 300 Lainnya Pemotongan Gaji hingga Dirumahkan
Perseroan mengklaim saat pada tahun 2022 kinerjanya membaik dengan kenaikan total pendapatan dan laba bersih sekitar 25 persen dibanding tahun 2021.
Dalam kondisi saat ini, perseroan tetap melakukan efisiensi terhadap biaya pada segala aspek, tutup Januar.
Related News
BPTR Diguyur Kredit Jumbo Hampir Rp700M, Ini Rencana Penggunaannya
Nol Utang, Marjin Laba 48 Persen: DMAS Pamer Fundamental Super Sehat
Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T





