EmitenNews.com - PT ASDP Indonesia Ferry (persero) konsisten menjalankan transformasi di tahun 2022 hingga kembali mengukir sejarah dengan berhasil mencetak laba tertinggi sepanjang masa sebesar Rp585 Miliar.


Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, manajemen melakukan terobosan operasional dan keuangan pasca pandemi COVID-19.


"Ada tiga faktor utama yang berkontribusi atas pencapaian ini. Pertama, dari sisi eksternal, adalah dampak pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh pemerintah. Sehingga, selama 2022, khususnya periode layanan Angkutan Lebaran dan Natal Tahun Baru 2022 lalu, pergerakan penumpang dan kendaraan telah kembali normal, dan terus menunjukkan kenaikan," tutur Ira sebagaimana dikutip InfoPublik pada Sabtu (17/6/2023).


Bahkan, pelonggaran pergerakan kendaraan dan penumpang pasca pandemi COVID-19 diperkuat dengan telah dilakukan pencabutan PPKM oleh Pemerintah pada 30 Desember 2022 sehingga masyarakat lebih leluasa dalam melakukan perjalanan.


Faktor kedua adalah faktor internal, antara lain dengan pembenahan operasional dan perbaikan bisnis proses yang makin efektif dan efisien, termasuk digitalisasi ticketing di seluruh pelabuhan ASDP. Skema bisnis kemitraan B to B juga berperan penting dalam kinerja ini.


"Dari sisi eksternal yang juga menjadi pendorong adalah adanya penyesuaian sejumlah tarif penyeberangan pada Oktober 2022, termasuk yang sudah tidak naik selama empat tahun," urainya.


Penyesuaian tarif itu, lanjut dia, merupakan bukti komitmen Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan bisnis angkutan penyeberangan laut pasca kenaikan beberapa komponen penyusun tarif, harga energi dan juga untuk peningkatan layanan pelanggan.


Berdasarkan laporan kinerja konsolidasian ASDP 2022 audited Januari hingga Desember 2022 tercatat membukukan pendapatan Rp4,381 triliun, dan laba bersih Rp585 miliar.


Pendapatan 2022 telah melampaui dari total pendapatan dalam kondisi normal sebelum COVID-19 di 2019 sebesar Rp3,328 triliun dan naik 23,4 persen dibanding realisasi 2021 sebesar Rp3,550 triliun. Sementara untuk raihan laba bersih, mencapai 220,8 persen dari target, dan mengalami pertumbuhan 79,4 persen dari laba di 2021 sebesar Rp326 miliar.


"Capaian laba bersih 2022 ini, lagi-lagi ASDP berhasil mencetak laba tertinggi sepanjang sejarah sejak ASDP berdiri," tegas Ira.