EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan penghentian sementara (suspensi) atas Perdagangan Saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) mulai hari ini, Selasa (5/9/2023) di Seluruh Pasar.
Sebelumnya saham anak usaha MCAS tersebut dalam pengawasan dan pemantauan BEI pada Jumat (1/9) lantaran terjadi penurunan harga yang signifikan atau Unusual Market Activity (UMA).
Pasca UMA pada perdagangan, Senin (4/9/) Saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) turun lagi -3,52% atau ambles -30 point dan ditutup pada harga Rp820 per saham.
Jika dibanding pada, Jumat (4/8/2023) awal bulan lalu saham TFAS masih diperdagangkan di harga Rp2.260 per saham.
Secara akumulasi saham TFAS hingga Senin (4/9/2023), saham TFAS hingga penutupan kemarin mengalami penurunan harga hingga -63,7 persen.
Sebelumnya Soteria Wicaksana Investama (SWI) sebagai pemegang saham mengurai kepemilikan saham Telefast Indonesia (TFAS) dengan melepas 70 juta saham pada harga pelaksanaan Rp1.000 per eksemplar.
Related News
Inovasi Berkelanjutan, Kinerja Bank Raya Tumbuh Sehat Kuartal III 2026
ARB Sambut Ponakan Prabowo, Laba VICI Drop Kuartal III
Laba Emiten Aguan Melejit 39 Persen, ini Pendorongnya
Tembus Rekor! Pendapatan PRDA Sentuh Rp1,71 Triliun
Operasional Kuat, Laba INCO Meroket 180,55 Persen
Chandra Asri (TPIA) Lunasi Obligasi Rp266,95 Miliar





