EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) pada esok hari, Senin (13/12) akan diselenggarakan Seremoni Virtual PT Wahana Inti Makmur Tbk dengan kode saham NASI, sebagai Perusahaan Tercatat ke-52 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021.


PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menetapkan harga penawaran perdana dalam initial public offering sebesar Rp 155 per saham pada nilai nominal Rp50 per saham dan telah melewati masa Penawaran Umum sejak 7 – 9 Desember 2021.


Dalam prospektus e-ipo Produsen dan Pemasok Beras itu melepas sebanyak 200 juta saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama yang seluruhnya merupakan saham baru atau sebanyak 24,77% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham. Dari IPO ini NASI akan meraup dana Rp 31 miliar.


Bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek UOB KAY HIAN SEKURITAS (AI)


Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk, Sekitar 10% akan digunakan untuk pembelian kendaraan seperti truk, mobil box, dan motor. Sekitar 3% akan digunakan untuk pelunasan pembelian tanah. 


Sekitar 12% akan digunakan untuk membiayai pembangunan gudang Perseroan di atas Tanah dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan. Penggunaan dana untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan dimaksud merupakan beban operasional atau Operational Expenditure (OPEX). 


Perseroan telah melalui proses menuju IPO yang efektif sejak 3 Desember 2021, masa penawaran umum : 7 – 9 Desember 2021, penjatahan : 9 Desember 2021, distribusi saham secara elektronik : 10 Desember 2021, pengembalian uang pemesanan : 10 Desember 2021 dan pencatatan saham di BEI : 13 Desember 2021.


Sejak Perseroan didirikan sampai dengan diterbitkannya Prospektus ini, kegiatan usaha utama Perseroan adalah dalam bidang Produsen dan Pemasok Beras, dimana Perseroan membeli bahan baku berupa beras dan kemudian diolah oleh Perseroan untuk meningkatkan kualitas beras menjadi produk akhir Perseroan (rice to rice).