EmitenNews.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Oktober 2023 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 6,00%.
Dalam siaran pers BI (19/10) disebutkan untuk suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,75%.
Kenaikan ini untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkat tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi barang impor (imported inflation), sehingga inflasi tetap terkendali.
Sementara itu, kebijakan makroprudensial longgar diperkuat dengan efektivitas implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan menurunkan rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) untuk mendorong kredit/pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus ditingkatkan untuk memperluas inklusi ekonomi dan keuangan digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.
Related News
Harga Minyak Dekati USD118, OPEC+ Sepakat Pertahankan Produksi
Harga Minyak Melambung, Laba Chevron Melesat Tiga Kali Lipat
Di Luar Dugaan, PMI Manufaktur & Jasa China Anjlok
Sokong PLTS 100 GWp, Kemnaker Sertifikasi 60 Asesor
Pajak Digital Tembus Rp58,75 Triliun, PMSE Jadi Penyumbang Terbesar
Stok Afrika Melimpah, HR Biji Kakao Drop ke USD 5.613,6





