BSN Siap Menjadi Katalis Penguat Pasar Syariah Nasional
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Bank Syariah Nasional (BSN), Bahrullah Akbar, berfoto bersama jajaran komisaris, Direktur Utama Alex Sofjan Noor, serta Wakil Direktur Utama Arga M. Nugraha sebelum dimulainya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (19/11).(Foto: Endang Muchtar).
EmitenNews.com - Bank Syariah Nasional (BSN) mulai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (19/11) setelah resmi terpisah dari Bank Tabungan Negara (BBTN).
RUPSLB para pemegang saham menyetujui empat mata acara rapat setelah BSN secara resmi menerima limpahan aset dan liabilitas Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. Aksi korporasi ini menandai langkah strategis BSN untuk memperkuat posisinya di industri perbankan syariah nasional.
BSN menegaskan kesiapan menjadi katalisator dalam memperbesar pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia. Dengan aset pasca spin-off yang mencapai sekitar Rp71 triliun, perseroan menargetkan pertumbuhan agresif dalam dua tahun ke depan.
Manajemen BSN optimistis mampu mendorong total aset perseroan hingga menembus Rp100 triliun, sejalan dengan upaya penguatan bisnis dan penyelarasan strategi pasca penerimaan aset UUS BTN. Dengan capaian tersebut, BSN kini berada dalam jajaran bank syariah dengan aset terbesar kedua di Tanah Air.
Related News
Kabupaten Bogor Catat Kunjungan Tertinggi Wisatawan di Jabar
Kalbar jadi Lokasi Hilirisasi Nasional Peternakan Ayam Terintegrasi
Harga Komoditas Logam Menguat, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Selasa Ini
Menkeu Purbaya Lanjutkan Diskon 100 Persen PPN Rumah Sampai Akhir 2027
Pemerintah Tuntaskan Private Placement SUN Rp18,65 Triliun
Bank Indonesia Lanjut Rilis Sukuk, Kali Ini Nilainya Rp3 Triliun





