Buat Modal Kerja, MNC Energy (IATA) Tawarkan Surat Utang Rp750 M
Berdasarkan laporan Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI), saat ini IATA memiliki cadangan batu bara sebanyak 386,6 juta MT. Total tersebut diperoleh dari hanya sekitar 20% luas area penambangan Perseroan sebesar 72.478 Ha. IATA meyakini cadangan batu bara akan terus bertambah seiring dengan proses eksplorasi menunjukkan tambahan cadangan terbukti, setidaknya sebanyak 600 juta MT untuk semua IUP.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:
- Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) 7 - 20 September 2023
- Perkiraan Efektif OJK 27 September 2023
- Penawaran Umum 29 September - 3 Oktober 2023
- Penjatahan 4 Oktober 2023
- Pembayaran dari investor 5 Oktober 2023
- Pengembalian uang pemesanan 6 Oktober 2023
- Distribusi 6 Oktober 2023 Pencatatan di BEI 9 Oktober 2023
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





