Centrama Telekomunikasi (CENT) Eksekusi Transaksi Afiliasi Rp150 Miliar
EmitenNews.com - Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT) mengeksekusi transaksi afiliasi senilai Rp150 miliar. Transaksi itu berupa pemberian jasa-jasa korporasi dan semacamnya. Aksi tersebut telah diteken pada 29 Desember 2022.
Transaksi tersebut melibatkan perseroan, Centratama Menara Indonesia (CMI), MAC Sarana Djaya (MSD), Network Quality Indonesia (NQI), Fastel Sarana Indonesia (FSI), EPID Menara Assetco (EMA), Edgepoint Infrastructure (EPI) SG Pte Ltd, Edgepoint Infrastructure (EPI) MY Sdn Bhd.
Pertama service agreement antara EPI SG dengan perseroan, CMI, MSD, NQI, FSI, dan EMA dengan nilai kontrak Rp75 miliar. Kontrak tersebut berdurasi 3 tahun. Cakupan jasa meliputi pemberian jasa manajemen korporasi, finansial, jasa konsultan. Bantuan atau dukungan bidang akuntansi, dan pajak. Jasa bantuan atau dukungan bidang sumber daya manusia (SDM).
Jasa bidang hukum, jasa finansal korporat dan perbendaharaan. Jasa administratif, advisory, konsultan lainnya, dan jasa manajemen lainnya berkenaan dengan operasional perusahaan EdgePoint Group. Jasa bantuan atau dukungan bidang marketing.
Kedua service agreement antara EPI MY dengan perseroan, CMI, MSD, NQI, FSI, dan EMA senilai Rp75 miliar. Kontrak berjangka pinga tiga tahun. Cakupan pemberian jasa oleh EPI MY sama dengan yang diberikan oleh EPI SG.
Transaksi dengan pihak afiliasi mayoritas disebabkan ada alokasi biaya. Di mana, diperlukan akurasi perhitungan manfaat yang dialokasikan ke masing-masing pihak afiliasi penerima manfaat. Di samping itu, jenis biaya yang dialokasikan dalam pengalaman, dan keahlian pemegang saham sebagai salah satu perusahaan infrastruktur telekomunikasi dengan skala besar ke anak perusahaan, dan itu tidak dapat digantikan pihak ketiga. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





