Centratama Telekomunikasi (CENT) Jadi Rugi Rp16 Miliar di 2020
:
0
EmitenNews.com - PT Centratama Telekomunikasi Tbk (CENT) hingga akhir 2020 mencatatkan rugi tahun berjalan senilai Rp509,18 miliar.Sementara pada tahun 2019 CENT masih mencatat laba tahun berjalan Rp8,912 miliar. Sehingga rugi bersih per saham Rp16,33, sedangkan akhir tahun 2019, yang tercatat laba per saham Rp0,29.
Dalam laporan keuangan emiten anjungan telekomunikasi ini yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/3) menyebutkan,meski total pendapatan usaha sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,096 triliun, atau naik 31,88 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp831,77 miliar.
Namun beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp518,57 miliar atau naik 29,5 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp400,25 miliar. Sehingga laba kotor naik 33,87 persen menjadi Rp577,46 miliar.
Disisi lain, pada tahun 2020 perseroan membukukan rugi nilai kurs USD sebesar Rp319,76 miliar, bandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp14,35 miliar. Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp2,471 triliun, atau turun 18,01 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp 3,014 triliun.
Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp5,157 triliun, atau naik 90,01 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,714 triliun. Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp7,629 triliun, atau naik 33,16 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp5,729 triliun.
Sementara, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp715,58 miliar, atau naik 43,57 persen dibanding akhir tahun 2020, yang tercatat Rp498,71 miliar.
Related News
Perkuat Dominasi Semen Hijau, SMGR Borong 5 Sertifikat Platinum
GOTO Raih Laba Rp171M di Q1-2026, Perolehan Pertama dalam Sejarah
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026





