Delisting EDGE, Pengendali Tawar Beli Saham Publik di Harga Rp11.500
:
0
PT Indointernet Tbk (EDGE)
EmitenNews.com - Rencana go private dan delisting PT Indointernet Tbk (EDGE) kini telah memasuki tahap krusial. Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DE), pemegang saham pengendali EDGE menyatakan siap menggelar Penawaran Tender Sukarela kepada publik.
DE akan membeli hingga 159,59 juta saham atau setara 7,90% dari total saham Indointernet (EDGE) yang beredar, sebagai bagian dari proses perubahan status Perseroan dari perusahaan terbuka menjadi tertutup.
Dalam keterbukaan informasi, Senin (20/4/2026), manajemen EDGE menyampaikan harga penawaran ditetapkan sebesar Rp11.500 per saham, angka tersebut mencerminkan premi signifikan hingga 141,2% dibandingkan rata-rata harga tertinggi saham dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPSLB pada 16 Maret 2026.
Menurut manajemen, penetapan harga tersebut mengacu pada ketentuan Pasal 36 POJK 45/2024, dengan mempertimbangkan harga historis, likuiditas saham, serta analisis internal dan pihak independen.
Manajemen EDGE memastikan bahwa DE telah menyiapkan sumber pendanaan untuk pelaksanaan tender, baik dari kas internal maupun sumber pendanaan lain yang sesuai regulasi.
Dengan kesiapan dana tersebut, seluruh kewajiban pembayaran kepada pemegang saham publik yang berpartisipasi diklaim dapat dipenuhi tepat waktu.
Saat ini, DE tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 59,10% atau sekitar 1,19 miliar saham.
Risiko bagi Investor Publik
Jika rencana go private dan delisting disetujui dalam RUPSLB dan tender offer selesai dilaksanakan, maka Perseroan akan berubah menjadi perusahaan tertutup.
Artinya, pemegang saham publik yang tidak ikut serta dalam tender:
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





