Dibantu 4 Sekuritas, Influencer Belvin Tannadi Borong Saham BSML
Dari sisi bisnis, Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) sebagai perusahaan yang terfokus pada bisnis angkutan laut dan logistik terus berupaya melakukan ekspansi bisnis. Kedepannya perseroan akan ekspansi di beberapa bisnis tambang seperti nikel pada tahun 2023
Hal itu sejalan dengan program pemerintah yang akan menggenjot industri baterai listrik. "Kondisi ini akan semakin meningkatkan kebutuhan akan angkutan barang tambang tersebut," kata Direktur Utama BSML David Desanan Anan Winowod, akhir tahun lalu.
Selain itu, bisnis logistik perusahaan juga akan terdorong peningkatan investasi smelter yang berpotensi meningkatkan kebutuhan transportasi barang tambang. Apalagi, meningkatnya operasi pelabuhan baru juga berpeluang meningkatkan pangsa pasar untuk jasa layanan pengurusan dokumen kapal.
David menyebut, perseroan telah menggunakan dana IPO untuk modal kerja, pinjaman modal kerja anak usaha, dan pembayaran pinjaman bank. Ke depan, pihaknya akan fokus memberikan layanan yang mengutamakan kualitas, memberikan harga sewa kompetitif dan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu layanan.
Perseroan juga membidik target pangsa pasar sebesar 6% melalui pengembangan aset dalam 5 tahun ke depan. Untuk tahun 2022 ini, perseroan berhasil menambah pengoperasian armada sebanyak 5 set tug boad dan barges yang bersumber dari sewa dan kerjasama dengan pihak lain.
"Saat ini kami memiliki total 8 kapal tug boats dan 7 kapal barges dan berdasarkan jumlah aset yang beroperasi di antara perusahaan sejenis, kami baru memiliki pangsa pasar 2% sehingga masih ada ruang untuk berkembang lagi," tuturnya.
Related News
SURGE Gandeng FiberHome Hadirkan Solusi 5G FWA 1,4GHz Pertama di Dunia
MTEL-Anak Usaha Airbus Lanjutkan Kolaborasi Konektivitas Stratospace
Emiten Keluarga Kalla BUKK Masuk Bisnis Pengolahan dan Pengadaan Gas
BREN Pacu Kapasitas Pembangkit Panas Bumi Tembus 1 GW Pada 2026
Kelangsungan Usaha Dalam Masalah Serius, BEI Lanjut Gembok WIKA
Free Float Masih Jadi PR, ALMI Akui Belum Capai Titik Temu





