Direktur Pengembangan BEI Sebut RNTH Rp13,5 T Masih In Line dan Optimis Tercapai
:
0
EmitenNews.com—PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp13,5 triliun, sebuah target yang masih in line dan optimis untuk tercapai usai peringatan HUT BEI yang ke 45 tahun.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan untuk mencapai target itu, BEI akan terus melakukan pendalaman pasar baik pendalaman dari sisi produk maupun pendalaman dari sisi investor. Dia optimis target transaksi tersebut dapat tercapai.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja dari segi likuiditas perdagangan efek saham dengan Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) pada tahun 2021 meningkat sampai dengan 45,2 persen dari tahun 2020. RNTH saham tahun lalu mencapai Rp13,4 triliun
"Pertumbuhan investor yang merata di seluruh Indonesia akan dilakukan oleh BEI dengan 30 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia kolaborasi dengan Perusahaan Efek, Galeri Investasi, Perguruan Tinggi, komunitas, pemerintah daerah, media, lembaga dan organisasi lain," ungkap Jeffrey dalam keterangannya, Rabu (10/8).
Disisi lain saat ini sudah memasuki paruh kedua tahun 2022. Dimana para emiten atau perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan kepada publik dan regulator untuk periode enam bulan pertama lalu. Namun masih ada beberapa emiten yang belum melaksanakan kewajiban tersebut.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, merujuk pada Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, batas waktu penyampaian laporan keuangan triwulan II per 30 Juni 2022 (“LK TW II”) adalah 1 (satu) bulan sejak batas waktu tanggal pelaporan untuk laporan keuangan yang tidak diaudit.
Related News
RUPSLB Demutualisasi BEI Ngaret, Danantara Incar Kongsi 40% & AB 51%
BEI Hidupkan Lagi Short Selling Mulai 15 September 2026
Catatan BI, Konsumsi Tertekan, Penjualan Eceran Turun 0,1 Persen
Sah Pimpin Bursa Komoditas Strategis OJK, Begini Sumpah Sarjito di MA
Steady Safe (SAFE) Dicap Saham HSC, Cek Alasan dan Daftar Lengkapnya
Resmi jadi Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Prinsip 3I Plus S





