Dirut BLTZ Park Jungsin Mundur, Tidak Berdampak Signifikan pada Hukum
:
0
PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Direktur Utama PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ), Park Jungsin mengundurkan diri. Pengunduran tersebut dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha BLTZ.
Dalam keterangannya, jumat (22/3/2024), Direktur BLTZ, Park Seong Ho menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Park Jungsin pada hari ini, Jumat 22 Maret 2024.
Sesuai regulasi POJK No. 33 dan Anggaran Dasar Perseroan, pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan mendatang yang waktunya akan ditentukan kemudian
"Pengunduran diri ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha BLTZ," katanya.
Pada 7 Desember 2023, Graha Layar Prima menandatangani surat pelunasan pinjaman dari The Export-Import Bank of Korea (KEXIM).
Park Seong Ho menuturkan bahwa BLTZ telah melunasi pinjaman KRW 15,000,000,000 dari KEXIM yang ditandatangani pada 7 Desember 2021 dan diperpanjang pada 7 Desember 2022.
Park menuturkan, pelunasan pinjaman ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan usaha BLTZ.
Sebelumnya, Graha Layar Prima (BLTZ) menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT KB Bank Bukopin Tbk. (BBKP), atau kini KB Bank, pada 1 Desember 2023.
Direktur BLTZ Park Seong Ho dalam keterangan tertulisnya Jumat (1/12/2023) menuturkan bahwa BLTZ dan BBKP menandatangani perjanjian perubahan fasilitas kredit sebesar Rp160 miliar dengan jangka waktu 1 tahun hingga Desember 2024.
Jaminannya, Corporate Guarantee dari CJ CGV Co. Ltd. (CG CGV) selaku pemegang saham pengendali Perseroan secara tidak langsung.
Related News
HGII Bagi Dividen, Cum Date 22 Juni 2026
BUKA Belum Tentukan Dirut Definitif, Tunjuk Eks Kapolri Jadi Komut
Nusantara Sawit (NSSS) Tebar Dividen Final Rp5/Saham, Ini Jadwalnya
Distribusi 15 Juli, Ini Jadwal Penting Dividen Samator Gas Rp35 Miliar
BTEK Incar Pasar Kakao Premium 2026 Usai Pendapatan Anjlok 88,6 Persen
BAJA Umumkan Rights Issue Rp450 Miliar, Sahamnya Terkerek!





