EmitenNews.com - Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menandatangani MOU terkait kerja sama Sosialisasi dan Edukasi tentang pentingnya Pasar Modal bagi pelaku UMKM. Apalagi saat ini, pemerintah terus menjaga agar momentum pemulihan ekonomi Indonesia tetap terjaga.
HIPKA- BEI bahkan aktif mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk mendapat akses modal, dengan melakukan penawaran umum perdana saham, atau Initial Public Offering (IPO), di tengah antusiasme masuk pasar bursa di 2023.
Antusiasme itu terlihat lewat catatan BEI, yang hingga Februari 2023 terdapat lebih dari 30 pipeline perusahaan, menuju proses IPO.
Sebagai catatan, IPO Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara pada 2022 lalu, dengan total 59 perusahaan, yang berhasil melantai di bursa.
IPO bisa menjadi alternatif pendanaan yang sehat, bagi kelompok perusahaan rintisan atau UMKM.
Related News
BEI Usul Insentif Pajak Bagi Emiten Free Float 20-30 Persen
Terbit 2 Aturan Baru OJK, Atur Kategorisasi Broker & Manajer Investasi
Gubernur BI Minta Perbankan Lebih Efisien, Cermati Alasannya
Bos BEI Tanggapi Pidato Presiden soal Ekspor SDA: IHSG Koreksi Teknis
Ini Cara BEI Tarik Minat Investor di Dalam dan Luar Negeri, Simak!
Perusahaan Entertainment dan PH Bakal IPO? Ini Kata BEI





