Fitch Tegaskan dan Cabut Peringkat 'BB-' Chandra Asri (TPIA), Ini Penyebabnya
Open Ring Fencing: TPIA memiliki beberapa fasilitas pinjaman dengan beberapa mekanisme ring-fencing yang membatasi arus kas keluar; namun, sifat dan ukuran pinjaman yang relatif kecil (sebesar USD136 juta pada September 2021) bersama dengan posisi kas bersih CAP dapat membatasi efektivitasnya, menurut pandangan kami.
Akses dan Kontrol Berpori: Sementara Barito adalah pemegang saham terbesar di TPIA, ada pemegang saham minoritas yang signifikan: SCGC dengan 31% saham dan TOP dengan 15% saham. Kepemilikan efektif grup Barito atas TPIA turun menjadi 46,2% di 3Q21, dari 59,9%, setelah right issue CAP, di mana TOP mengakuisisi 15% dari TPIA.
Kemampuan Barito untuk mendapatkan keuntungan pemegang saham besar dari TPIA dibatasi oleh SCGC dan TOP bersama-sama memiliki representasi yang sama dengan Barito di dewan TPIA dan belanja modal yang besar untuk TPIA2. Kami mengharapkan TPIA untuk mengumumkan dividen sesuai dengan kebijakannya dan tidak mengharapkan pengembalian pemegang saham yang luar biasa, sehubungan dengan investasi CAP2 yang diusulkan.
Profil Grup 'b+' Barito: Fitch menilai profil kredit grup konsolidasi Barito di 'b+', yang mencerminkan bisnisnya yang terdiversifikasi dan profil keuangan yang sederhana. Grup ini hadir di seluruh petrokimia (melalui TPIA) dan sektor energi (melalui Star Energy), dengan kontrak jangka panjang yang mendorong pendapatan yang stabil untuk Star Energy.
Leverage Grup Meningkat dari 2024: Kami memperkirakan leverage bersih grup Barito, diukur dengan utang bersih/EBITDA dengan TPIA dan Star Energy terkonsolidasi secara proporsional, tetap di bawah 4x hingga 2024, dan kemudian naik di atas 4,5x seiring dengan peningkatan utang yang diperlukan untuk menyelesaikan CAP2. Penutup bunga EBITDA perusahaan induknya akan tetap sederhana dengan rata-rata sekitar 1,7x hingga 2024.
Related News
SURGE Gandeng FiberHome Hadirkan Solusi 5G FWA 1,4GHz Pertama di Dunia
MTEL-Anak Usaha Airbus Lanjutkan Kolaborasi Konektivitas Stratospace
Emiten Keluarga Kalla BUKK Masuk Bisnis Pengolahan dan Pengadaan Gas
BREN Pacu Kapasitas Pembangkit Panas Bumi Tembus 1 GW Pada 2026
Kelangsungan Usaha Dalam Masalah Serius, BEI Lanjut Gembok WIKA
Free Float Masih Jadi PR, ALMI Akui Belum Capai Titik Temu





