Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Stock Split 1 Banding 10
EmitenNews.com -PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menerbitkan jadwal stock split atau rencana memecah nilai nominal saham pada awal 2024. Sepanjang 2023, saham GMTD telah menguat 49,37 persen atau 7.875 poin dari level 15.950 pada awal tahun.
Selama lima tahun terakhir saham GMTD hanya menyentuh level terendah di 14.525 per saham pada 13 Juni 2022.
Sedangkan dari sisi kinerja, dalam laporan keuangan per 30 September 2023, perseroan juga berhasil meraup laba periode berjalan mencapai Rp 82,08 miliar. Melesat 1.226% dari Rp 6,18 miliar di periode Januari-September tahun lalu. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 808,71 per lembar.
Perusahaan real estate dan kawasan pariwisata ini mematok rasio 1:10. Artinya setiap 1 saham bernominal lama GMTD, akan dipecah menjadi 10 saham dengan nominal baru.
Saat ini GMTD memiliki nilai nominal Rp500 per saham, yang akan berubah menjadi Rp50 per saham, demikian dalam keterbukaan informasi, Kamis (28/12/2023).
Ini juga akan menambah jumlah saham beredar GMTD yang akan tembus 1,01 miliar pada awal 2024, dengan nilai nominal keseluruhan mencapai Rp50,76 miliar. Adapun modal dasar GMTD sebesar 2,4 miliar, dengan nilai Rp120 miliar.
Perubahan nilai nominal saham juga akan mempengaruhi harga saham GMTD. Hingga Kamis (28/12), saham GMTD berada level Rp23.825.
Sejatinya aksi korporasi ini merupakan upaya GMTD untuk memenuhi ketentuan jumlah saham beredar yang dimiliki publik atau free float sebagaimana diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebelumnya rencana ini telah mendapat persetujuan dapat Rapat Umum Pemegang Saham pada 13 Desember 2023.
Berikut adalah jadwal resmi stock split PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD):
RUPS : 13 Desember 2023
Keterbukaan Informasi: 28 Desember 2023
Akhir Perdagangan Saham dengan Nilai Nominal Lama di
Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 3 Januari 2024
Peniadaan Perdagangan di Pasar Tunai: 4-5 Januari 2024
Awal Perdagangan Saham dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 4 Januari 2024
Awal Perdagangan dengan Nilai Nominal Baru di Pasar Tunai: 8 Januari 2024
Related News
Estimasi Laba 2025 Tembus Rp600 Miliar, IMPC Lebih Agresif di 2026
Dirut Problematik Akhirnya Mundur! Green Power (LABA) Rombak Pengurus
HMSP Segarkan Jajaran Direksi, Ini Profil Kandidatnya
Bank Mandiri Cuan Laba Rp56,3T di 2025, Kredit Tembus Rp1.895T
PIPA Klarifikasi Kasus IPO, Tak Berdampak ke Kinerja dan Operasional
Dua Bos Emiten Hapsoro (RAJA) Akumulasi Saham Senilai Rp3,5 Miliar





