Hati-hati! BEI Sorot 3 Saham Ini
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Harta Djaya Karya Tbk. (MEJA), PT MDTV Media Technologies Tbk. (NETV) dan PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. (BIKE).
BEI menyoroti pergeraka BIKE lantaran adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 10 April 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal penyampaian laporan tahunan & keberlanjutan dan ESG.
Sedangkan MEJA tanggal 15 April 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham Perusahaan Terbuka dan penuruan harga pada saham.
Sementara Saham NETV diketahui telah naik 64% dalam sepekan dan melonjak 76% dalam sebulan terakhir.
Selain NETV, BEI juga memantau ketat perdagangan PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) karena pola pergerakan sahamnya dianggap tidak wajar.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada saham MEJA, BIKE dan NETV maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," tulis Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam pengumuman BEI Rabu (23/4).
Related News
Siapkan Dividen Rp39,9 Miliar, DMMX Sebut Bakal Cair Juli 2026
GPSO Sahkan Perubahan Usaha Utama dan Akuisisi Aset Rp78,5 Miliar
ASSA Siapkan Capex Rp1,5 Triliun, Peremajaan dan Tambah Armada Baru
Grup Djarum (BACH) Siap IPO Rp400–Rp500/Saham, Incar Dana Rp307,5M
Pengendali Baru SONA Gelar Tender Offer Saham Segini, Minat?
Eka Sastra Dirut Baru, ini Formasi Lengkap Pengurus PSKT Hasil RUPS





