IHSG Naik Tipis di Sesi I, Saham Ini Pendorongnya
gambar papan BEI
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi pertama, Rabu (17/7). Mengutip RTI, indeks naik tipis 0,03% atau 2,116 poin ke level 7.226,409 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tercatat 288 saham naik, 232 saham turun, dan 254 saham stagnan. Total volume perdagangan 14,4 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 5,3 triliun.
Sebanyak delapan indeks sectoral mendukung Langkah IHSG pada sesi pagi. Tiga sector dengan kenaikan tertinggi yakni IDX-Trans 0,59%, IDX-NonCyc 0,56%, dan IDX-Finance 0,42%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya ICBP sebesar Rp300 menjadi Rp10.775 per lembar dan TGKA sebesar Rp175 menjadi Rp6.700 per lembar serta TLKM sebesar Rp130 menjadi Rp3.230 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BSBK sebanyak 57.328 kali senilai Rp92,6 miliar kemudian GOTO sebanyak 42.186 kali senilai Rp315,5 miliar dan BBRI sebanyak 23.925 kali senilai Rp615,8 miliar.
Saham-saham top gainers LQ45 adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 4,89% ke Rp 2.360, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 4,19% ke Rp 3.230, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 3,36% ke Rp 1.385.
Saham-saham top losers LQ45 adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 4,11% ke Rp 1.050, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 2,45% ke Rp 10.950, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 1,56% ke Rp 1.265.
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I
Australia Stop Penyelidikan Antidumping Baja Rebar Indonesia





