IHSG Rawan Koreksi, Serok Saham ADRO, BRIS, dan JPFA
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,43 persen menjadi 8.686. Namun, transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Oleh sebab itu, indeks rawan mengalami koreksi.
Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 17 Desember 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.553-8.493, dan posisi resistance 8.714-8.821. Berdasar data dan fakta, MNC Sekuritas menyarankan investor mengoleksi sejumlah unggulan berikut.
Yaitu, Alamtri Resources (ADRO) speculative buy Rp1.780-1.805 per helai dengan proyeksi Rp1.855-1.960 per saham, dan stop loss Rp1.765 per lembar. Bank Syariah Indonesia (BRIS) buy on weakness Rp2.190-2.240 per helai dengan target Rp2.380-2.450 per saham, dan stop loss Rp2.150 per lembar.
Japfa Comfeed (JPFA) buy on weakness Rp2.610-2.650 per helai dengan proyeksi Rp2.870-2.970 per saham, dan stop loss Rp2.570 per eksemplar. Sarana Menara (TOWR) speculative buy Rp530-545 per lembar dengan proyeksi Rp580-625 per saham, dan stop loss Rp525 per eksemplar. (*)
Related News
Lindungi Masa Depan, Allianz Life Indonesia Sodorkan ini
BUMA Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda melalui BUMA School
Tutup Perdagangan Oktober IHSG Turun ke 5.057, Market Cap Rp8.862 T
Pandu Sjahrir-Supra Sekuritas (SS) dan Paramita Bangun Sarana (PBSA)
Sesi I Tertekan, IHSG Terjun 1,29 Persen ke 5.032
Hana Bank Dorong Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi Global





