Imbas Gagal Bayar, Pefindo Turunkan Peringkat WIKA ke idD
:
0
Logo usaha emiten WIKA.
EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) resmi menurunkan peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap I/2022 Seri A milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menjadi idD (sy) dari sebelumnya idCCC (sy).
Langkah tersebut diambil setelah WIKA gagal memenuhi pembayaran pokok sukuk sebesar Rp109,3 miliar yang jatuh tempo pada Senin, 3 November 2025.
Dalam keterangannya, Pefindo juga mempertahankan peringkat korporasi WIKA di level idSD dan sejumlah instrumen lain di idCCC dan idD, mencerminkan tekanan berat terhadap likuiditas dan kemampuan bayar perusahaan pelat merah tersebut.
“Peringkat mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah serta risiko dari ekspansi sebelumnya. Peringkat dapat ditinjau kembali bila WIKA mampu menyelesaikan kewajiban pokok sukuk yang telah jatuh tempo,” tulis analis Pefindo.
Sebagai informasi, WIKA merupakan BUMN konstruksi yang berdiri sejak 1961 dan mengelola portofolio di segmen investasi, properti, energi, serta industri. Hingga 30 Juni 2025, pemerintah Indonesia memegang 91,02% saham WIKA, sedangkan publik menguasai 8,98%.
Related News
Pengendali VICI Anne Vabilia Salim Jual 402,4 Juta Saham, Raup Rp301M
Eksplorasi DEWA Tertahan Perizinan, Biaya Tembus Rp14,51M di Q3 2026
Baru Masuk Klub HSC, Pengendali SMMT Malah Tambah Porsi 100 Juta Saham
Tambah 100 Juta Saham, Geo Energy Investama Gelontor Rp380 Miliar
BMAS Masuk 10 Besar Daftar Saham HSC, Intip Kinerja Semester I
Perkuat Armada Tanker, SOCI Borong VLGC dan Kapal Minyak 5.300 DWT





