EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, ditutup naik 14,42 poin, atau sekitar 0,58 persen, pada Rabu (17/5/2023), menjadi 2.494,66.
Volume perdagangan moderat mencapai 555,6 juta saham senilai 7,07 triliun won atau sekitar US$5,28 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 552 berbanding 318.
Angka indeks naik meski dibayangi kekhawatiran gagal bayar utang Amerika Serikat dan penjualan ritel AS yang lebih rendah dari ekspektasi.
Ketidakpastian plafon utang AS dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam menghambat peningkatan indeks Kospi.
Investor asing dan institusi secara total meraup saham senilai 315,4 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 324,7 miliar won.
Related News
BREN, DSSA, IFSH, dan SOTS Hiasi Top Losers Pekan Ini
WBSA, BDMN, dan KOTA Huni Top Gainers, Simak Lengkapnya
IHSG Longsor 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.736 Triliun
Kebutuhan Avtur Periode Haji Diproyeksikan 80 Ribu Kiloliter
Ditjen Migas Arahkan Bobibos Uji Klasifikasi, Masuk BBN atau BBM
Triwulan I 2026 Sebanyak 633 Perusahaan Bangun Fasilitas Produksi





