Indonesia-Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Selaraskan Isu Global
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) saat bertemu dalam acara jamuan makan malam di Istana Élysée, Paris, Prancis, Jumat (23/1) malam waktu setempat. dok. Kantor Staf Presiden.
Macron tidak mengungkap lebih lanjut mengenai "keselarasan pandangan" Indonesia-Prancis dalam isu-isu global dan internasional, terutama yang berkaitan dengan terbentuknya Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza besutan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump.
Seperti diketahui Indonesia resmi bergabung sebagai anggota dan salah satu negara yang menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian, yang acaranya berlangsung pada sela-sela rangkaian World Economic Forum di Davos, Kamis.
Presiden Macron secara terbuka menyatakan Prancis menolak undangan AS untuk bergabung sebagai anggota Dewan Perdamaian. Prancis masih lebih percaya dengan lembaga seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjalankan fungsi pemulihan stabilitas dan memelihara perdamaian di Gaza, Palestina.
Dalam siaran resminya Pemerintah Prancis, menyatakan Dewan Perdamaian yang dipimpin oleh Presiden Trump itu berada di luar kerangka yang disepakati bersama mengenai pemulihan Gaza, serta menyimpan banyak pertanyaan serius. ***
Related News
Arus Mudik ke Sumatra Melonjak, ASDP Jalankan 33 Kapal/Hari di Merak
Diskon Tol 30 Persen Berlaku, Arus Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak
459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-10 Sampai H-8 Lebaran
Empat Ruas Tol ini Dioperasikan Gratis Saat Mudik Lebaran 2026
KPK Ungkap Bupati Cilacap Peras Satker Untuk Dana THR Forkopimda
Di AS Diinvestigasi, Indonesia Tetap Gunakan ART Sebagai Pegangan





