Jadi Saksi Kasus Gratifikasi Rafael, Putri Dato Sri Tahir Enggan Jawab Pertanyaan Wartawan
:
0
Grace Tahir usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus gratifikasi Rafael Alun Trisambodo. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Datang memenuhi panggilan KPK, Grace Dewi Riady atau Grace Tahir diminta menjelaskan terkait aliran dana eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo. Sayangnya, putri pemilik Mayapada Group Dato Sri Tahir itu, tutup mulut ketika ditanyai wartawan soal hasil pemeriksaannya yang berlangsung Kamis (11/5/2023), pukul 10.00-13.30 WIB.
Mengenakan kemeja bergaris-garis biru, dengan masker putih yang menutupi sebagian besar wajahnya, Grace Tahir menaiki lantai dua Gedung Merah Putih KPK, di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00. Ia terpantau kembali ke lobi gedung KPK, dan bergegas pulang pukul 13.30 WIB.
Sambil menenteng map berwarna coklat, Grace terus berlalu usaia menjalani pemeriksaan, tanpa menghiraukan wartawan yang terus mencecarnya. Ia diperiksa sebagai saksi dugaan gratifikasi Rafael Alun Trisambodo. Dia hanya menggeleng-gelengkan kepala, tidak menjawab pertanyaan wartawan, yang anara lain soal apakah dia ikut menerima aliran dana dari ayah Mario Dandy Satriyo, tersangka kasus penganiayaan David, anak petinggi GP Ansor.
Wartawan tetap antusias menanyainya antar lain mengenai sejak kapan mengenal Rafael, termasuk soal ada tidaknya bisnis jual beli rumah dengan Rafael, atau kepemilikan saham di perusahaan yang sama. Tetapi, Grace tetap dengan sikapnya, tutup mulut, sambil menggelengkan kepala.
Satu-satunya kata yang dikeluarkannya adalah ketika Grace Tahir mengingatkan kabel mikrofon salah satu televisi swasta teruntai di depannya, yang dikhawatirkannya tersangkut. “Kabelnya,” kata Grace singkat.
Related News
Korban Gempa NTT Terus Berjatuhan, Ketua DPR Serukan ini
Di Parlemen, Presiden Mau Izinkan Dwi Kewarganegaraan Tapi Ada Syarat
Pidato Presiden, APBN 2027 Naik Jadi Rp4.097 Triliun, Ini Kata Purbaya
Gempa NTT M 7,7 Guncang Nusa Tenggara Timur, Juga Terasa di Makassar
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Gempa NTT
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO





