Jadi Tersangka Kasus Korupsi Lelang Jabatan dan Suap, Gubernur Malut Minta Maaf
:
0
Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (tengah rompi orange). dok. BeritaSatu.
EmitenNews.com - Terlibat kasus korupsi, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK) meminta maaf kepada masyarakat di Negeri Moloku Kie Raha. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (20/12/2023), telah menetapkan sang gubernur sebagai tersangka, setelah terjaring operasi tangkap tangan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Ia diduga terlibat korupsi dalam kasus suap proyek infrastruktur di Provinsi Maluku Utara.
“Sebagai gubernur, saya meminta maaf kepada masyarakat Maluku Utara, karena ada hal-hal sampai terjadi seperti ini. Saya sudah berusaha selama 2 periode, tapi akhirnya jabatan terakhir, tersandung persoalan seperti ini. Saya kira itu risiko jabatan,” kata Abdul Gani Kasuba kepada pers, di KPK Jakarta, Rabu.
Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba resmi ditahan KPK setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (18/12/2023). Penahanan tersebut dilakukan setelah Abdul Gani menjalani pemeriksaan intensif.
Dalam pengumumannya sebagai tersangka, di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, Abdul Gani Kasuba tampil dengan kopiah hitam, mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, menutupi kemeja putih lengan panjangnya. Tangannya diborgol. Bersama gubernur Malut itu, KPK juga menetapkan enam orang tersangka lainnya.
Abdul Gani dkk akan ditahan untuk waktu 20 hari pertama terhitung mulai hari ini di Rutan KPK.
Related News
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas
Kasus Suap HGB Summarecon Agung, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron
KPK Usul Aset Pejabat yang tidak Dilaporkan ke LHKPN Bisa Disita





