EmitenNews.com — PT Mitra Investindo Tbk (MITI), Sany South East Asia Ltd (SANY) dan Emas Fortuna Ltd (EFW) telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding/MoU) untuk bersama-sama menjajaki peluang bisnis Energi Baru Terbarukan Tenaga Surya yang ramah lingkungan. Melalui Nota Kesepahaman ini, MITI, SANY dan Emas Fortuna Ltd, akan menggali potensi Bisnis Energi Baru Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Solar Farm. 

 

Andreas Tjahjadi mengatakan bahwa perseroan yang saat ini tengah menjalankan bisnis pelayanan domestik, akan melebarkan sayap bisnisnya ke sektor lain. 

 

Untuk menang rencana bisnis tersebut MITI nantinya akan mendirikan sebuah entitas usaha patungan bersama SANY dan Emas Fortuna dimana porsi kepemilikan  MITI akan menjadi pengendali atau memegang 51 persen dari pendirian JV tersebut.

 

“Perkiraan nantinya PLTS besutan MITI akan memiliki kapasitas sebesar 95 MW dengan lahan seluas 100 hektar dan saat ini dalam proses pembebasan 1100 hektar,” kata Andreas kepada Media, Jumat (07/07/2023).

 

Proyek ini akan berlokasi di Kalimantan dengan potensi suplai listrik ke IKN dan industri di sekitar yang nantinya pasti akan ramai dengan bekerjasama ke PLN. Untuk tahap awal Perseroan bersama mitra bisnisnya akan menanamkan nilai investasi 30-40 juta USD.