EmitenNews.com - Pesohor Sandra Dewi tidak kehilangan pesonanya. Meski tampilannya tidak seglamor biasanya, sang artis tetap dengan senyuman menawan, menuju ruang pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Kamis (4/4/2024). Istri Harvey Moeis, tersangka kasus korupsi tata niaga PT Timah Tbk. (TINS) itu, memenuhi panggilan Kejagung untuk diperiksa sebagai saksi. Diperiksa selama lima jam, ia mohon doa agar kasusnya cepat selesai.

Sandra Dewi tiba di Gedung Bundar, Kejagung, sekitar pukul 09.30 WIB. Mengenakan baju berwarna putih dan celana panjang hitam, dengan rambut terurai, ditemani dua seorang pria bertubuh tinggi, dan seorang perempuan.

Menariknya, riasannya sedehana: tanpa perhiasan, atau aksesoris, bahkan tak ada jam tangan, atau gelang yang melingkari lengannya. Sandra Dewi berjalan perlahan, melenggang, menuju pintu masuk kantor Kejagung.

Sambil terus berjalan, Sandra Dewi tampak tersenyum, sambil melambaikan tangan ke para wartawan yang terus mengabadikannya. Ibu dua anak balita ini, tak banyak bicara. Ia berharap doa agar masalah ini cepat selesai, seraya bergegas memasuki ruangan. Seebelum memasuki lift, imasihsempatmenjentikkan dua jarinya menyiratkan simbol cinta kepadapara wartawan sambil melempar senyum manis.

Usai menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam, tidak banyak pernyataan yang keluar dari mulut Sandra Dewi. "Doain ya, doain ya."

Sandra Dewi meminta semua pihak melihat lagi data dengan benar sehingga tidak menimbulkan kebingungan di publik. "Tolong lihat data yang bener." 

Penyidik Kejagung memeriksa Sandra Dewi sebagai saksi dalam kasus Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. Terutama untuk mengetahui dugaan aliran dana yang disalurkan melalui bisnis bersama antara Harvey Moeis dan Sandra Dewi.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Dirdik Jampidsus), Kuntadi menyampaikan bahwa pemeriksaan Sandra Dewi sebagai saksi.

"Kami hanya sebatas untuk meneliti apakah rekening yang telah kita blokir ada kaitannya atau tidak ya," ujar Kuntadi.

Pemeriksaan tersebut akan mempercepat verifikasi barang yang telah disita oleh Kejagung. Antara lain mobil mewah Rolls Royce, dan Mini Cooper. Lainnya, sejumlah jam tangan seperti Rolex Chronograph Paul Newman hingga Patek Philippe Nautilus 5980R/001 dan logam mulia serta uang tunai Rp76 miliar.