Kinerja Memburuk, Akuntan Meragukan Kelangsungan Usaha Indofarma (INAF)
:
0
EmitenNews.com—PT Indofarma Tbk (INAF) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp428,46 miliar pada tahun 2022, atau membengkak 1056 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp37,58 miliar.
Akibatnya, defisit terjun 229 persen menjadi Rp616,29 miliar.
Di samping itu, liabilitas jangka pendek melebihi aset lancar sebesar Rp121,6 miliiar. Pasalnya, aset lancar hanya sebesar Rp863,57 miliar, tapi kewajiban jangka pendek mencapai Rp985 miliar.
Selain itu, arus kas operasi negatif sebesar Rp112.573.636.115 karena penerimaan kas dari pelanggan hanya Rp1,39 triliun, tapi pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan mencapai Rp1,543 triliun.
Tiga kondisi itu membuat Iskariman Supardjo Akuntan Publik selaku pemeriksa laporan keuangan tahun 2022 memberi catatan penekanan akan kelangsungan usaha INAF.
Related News
BATA Rugi Lagi di Semester I 2026, Saham Anteng Disuspensi
Emiten Putri Haji Isam Sempat ARA, Kini Tak Berdaya Usai Terbit UMA
INDY Bentuk 2 Anak Usaha Baru, Sasar Bisnis Ini
Sandang HSC, Pengendali MGLV Lego Saham Rp230 Miliar
Kendali Penuh, MDKA Serok Ratusan Juta Saham EMAS
Saham PBSA Melangit 22,97 Persen, Telisik ini Pemantiknya





