Komisaris PIPA Lego 575 Juta Lembar, Ini Tujuannya
Pengurus Multi Makmur menerima sertifikat IPO dari Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Susyanalief mengurangi kepemilikan saham Multi Makmur Lemindo (PIPA). Sang komisaris itu, diketahui telah melego 575 juta saham perseroan. Transaksi divestasi tersebut telah dipatenkan pada periode 26-27 Mei 2025.
Transaksi penjualan sebanyak dua kali tersebut terjadi dengan skema harga Rp94-99 per helai. Menyusul besaran harga itu, Susyanalief dipastikan meraup dana taktis senilai Rp55,48 miliar. Rincian transaksi tersebut sebagai berikut.
Pada 26 Mei 2025, Susyanalief melego 287,5 juta helai pada harga Rp94 per saham senilai Rp27,02 miliar. Lalu, pada 27 Mei 2025, Susyanalief kembali menjual 287,5 juta lembar dengan harga Rp99 senilai Rp28,46 miliar.
Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Multi Makmur dalam pengkuan Susyanalief menciut signifikan. Yaitu, menjadi 125 juta lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 3,6 persen. Mengalami reduksi 16,83 persen dari episode sebelum transaksi dengan koleksi 700 juta lembar.
Porsi saham sebelum transaksi tersebut setara dengan 20,43 persen. ”Transaksi dilakukan untuk restrukturisasi portofolio dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tegas Imanuel Kevin Mayola, Corporate Secretary Multi Makmur. (*)
Related News
Mitra Tirta Buwana (SOUL) Optimistis Bidik Pertumbuhan Agresif di 2026
PYFA Caatat Penjualan 2025 Senilai Rp2,76 Triliun
Sepanjang 2025, Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru Rp12,52 Triliun
Rights Issue BAJA Disetujui, Mayoritas Dana untuk Lunasi Utang
Perluas Bisnis, BUAH Bidik Perdagangan Daging Ayam Olahan
Saham BSA Logistics Resmi Kantongi Status Efek Syariah





