Kualitas Produk dan Investasi yang Tepat Kunci IKAI Wujudkan 3 Dekade Bisnis Berkelanjutan
:
0
EmitenNews.com -Menentukan langkah investasi dengan mengetahui profil calon perusahaan yang menjadi tujuan investasi sangatlah penting. Salah satu emiten yang cukup menarik untuk diperhatikan adalah PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) yang terus berupaya memperbaiki kinerjanya dengan strategi pertumbuhan yang ditempuh melalui portofolio bisnis yang saling menopang.
Berdiri sejak 1991, PT Intikeramik Keramik Alamasri Tbk (IKAI) telah tumbuh tinggi melampaui cita-cita awalnya. IKAI memulai bisnisnya dari pabrik keramik di Tangerang, Banten, Indonesia. Beroperasi komersial sejak 1993, IKAI berhasil mengeluarkan produk unggulan berupa homogenous tile (ubin porselen) yang pertama di Indonesia.
Ubin dengan merek dagang Essenza ini kemudian mampu menjadi market leader dalam skala lokal dan menarik banyak minat di kancah internasional.
Hanya dalam kurun setahun, demi memenuhi lonjakan permintaan pasar, IKAI menambah satu lini produksi. Aksi ini menjadikan kapasitas produksi IKAI meningkat hingga 1,8 juta m3 per tahun dan menjadikan IKAI sebagai pelopor dan produsen ubin porselen terkemuka, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di regional Asia Tenggara.
Dengan rekam jejak yang impresif tersebut, Essenza produksi IKAI berhasil meraih banyak apresiasi, baik dalam skala nasional maupun internasional, seperti Forbes 2015 - 20 Rising Global Stars, 2014 Superbrands, SWA Top 250 Original Indonesia Brands, 2013 iDea Rumah, Readers Choice Awards, 2009 Businessweek-Frontiers Indonesia Most Admired Companies, dan 2007 Primaniyarta Awards. Hingga hari ini Essenza juga menjadi pilihan utama setidaknya di lebih 40 negara dan terlibat dalam sejumlah proyek prestisius berskala global.
Untuk semakin meneguhkan posisi bisnisnya, pada 1997 untuk pertama kalinya IKAI melantai ke bursa saham dengan kode emiten IKAI. Kemudian pada 2017 IKAI mengembangkan sayapnya ke ranah bisnis properti dan perhotelan.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





