Laba Bersih PGN (PGAS) Meroket 2.823 Persen Jadi USD196,51 Juta, Ini Pemicunya
EmitenNews.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) paruh pertama 2021 mencatat pendapatan USD1,46 miliar. Turun tipis 0,43 persen dibanding periode sama tahun sebesar USD1,47 miliar. Beban pokok pendapatan naik menjadi USD1,01 miliar dari periode sama tahun lalu USD1.00 miliar.
Laba laba kotor perseroan turun USD450 juta dari periode sama tahun lalu USD462 juta. M?ski begitu, perseroan berhasil menurunkan beban, baik beban niaga dan infrastruktur, beban umum dan administrasi, dan beban lain-lain, sehingga laba operasi berhasil meningkat 9,10 persen menjadi USD210,67 juta dari periode sama tahun lalu USD193,09 juta.
Kemudian perseroan juga berhasil menekan beban keuangan dari USD84,10 juta menjadi USD80,32 juta. Lalu, juga berhasil mencatat laba selisih kurs USD13.01 juta dari sebelumnya rugi USD8,51 juta. Dengan begitu, perseroan membukukan laba sebelum pajak penghasilan USD254,96 juta dari periode sama tahun lalu USD68,14 juta.
Sepanjang periode Januari-Juni 2021 itu, laba periode berjalan perseroan meroket 692,44 persen menjadi USD221,25 juta dari periode sama tahun lalu USD27,92 juta. Adapun laba periode berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 2.824 persen menjadi USD196,51 juta dari periode sama tahun lalu US6,72 juta.
Alhasil, laba bersih per saham dasar dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusian ikut naik menjadi USD0,0081 dari periode sama tahun lalu USD0,0003. Sekadar informasi, total liabilitas turun USD4,35 miliar dibanding periode 31 Desember 2020 sekitar USD4,57 miliar. Total ekuitas tumbuh menjadi USD3,17 miliar dari USD2,95 miliar. Sementara total aset per Juni 2021, menjadi USD7,53 miliar. (*)
Related News
Masih Catat Rugi di 2025, GIAA Gaspol Pemulihan Tahun Ini
IPCM Raup Pendapatan Rp1,47 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit di 2025!
Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah
Afiliasi Happy Hapsoro Borong Saham RAJA Rp24 Miliar
Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Panen Laba 2025 Melonjak 101 Persen
HOPE Right Issue Rp266M untuk Akuisisi TMMS, Potensi Dilusi 50 Persen





