EmitenNews.com -PT Sumber Sinergi Makmur Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak 1,1 miliar saham baru bernominal Rp10 per lembar.
Mengutip prospektus calon emiten pedagangan alat teknologi informasi geografi yang diunggah pada laman e-IPO, Kamis (14/9/2023) bahwa jumlah saham yang dilepas setara dengan 20,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Namun, sebelum membedah hal lain yang akan dibahas tentang calon emiten ini. Para calon investor wajib mengetahui bahwa kinerjanya dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan sedang mengalami penurunan, dapat dilihat dari laba bersih menyusut 0,8 persen secara tahunan menjadi Rp560,96 juta pada akhir kuartal 1 2023. Padahal penjualan naik 45,45 persen menjadi Rp16,124 miliar.
Sedangkan sepanjang tahun 2022, laba bersih turun 36,3 persen secara tahunan menjadi Rp1,4 miliar dibanding akhir tahun 2021 sebesar Rp2,2 miliar.
Padahal penjualan naik 64,5 persen secara tahunan menjadi Rp51,01 miliar pada tahun 2022.
Pemegang merek dagang Fox Logger ini melakukan penawaran awal dalam rentang harga Rp100-Rp120 per lembar mulai tanggal 14-19 September 2023. Sehingga nilai IPO ini berkisar Rp110 miliar hingga Rp132 miliar.
Perseroan berharap, OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 27 September 2023.
Jika sesuai dengan jadwal itu, bersama KB Valbury Sekuritas dan Shinhan Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana efek melakukan penawaran umum pada tanggal 2-5 Oktober 2023.
Guna memikat investor, perseroan memberikan 1,1 miliar waran seri 1 secara cuma-cuma kepada pemodal yang tercantum pada Dafar Pemegang Saham (DPS) pada masa penjatahan di tanggal 5 Oktober 2023.
Related News
Jalin Permudah Nasabah BRI dan BJB Tarik Tunai dari Aplikasi GoPay
Jasa Marga Kantongi Kredit Sindikasi Rp19,72T Untuk Tol Yogya-Bawen
Kemendag Ajak Masyarakat Bijak dan Hati-Hati Belanja Lebaran
IHSG Rebound ke 7.106 Jelang Libur Panjang, Semua Sektor Menguat!
BSN Rangkul Ekosistem Properti Syariah Indonesia
Tekanan Mereda, IHSG Sesi I Bertahan Naik 1,14 Persen ke Rp7.102





