Melejit 66 Persen, Emiten TP Rachmat (TAGP) Serok Laba Rp2,67 Triliun
Perkebunan kelapa sawit besutan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Triputra Agro (TAPG) per 30 September 2025 mentabulasi laba bersih Rp2,67 triliun. Melesat 65,83 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan koleksi Rp1,61 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten TP Rachmat tersebut menjadi Rp135 dari periode sebelumnya Rp81.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp8,2 triliun, menanjak 31,41 persen dari posisi sama tahun lalu Rp6,24 triliun. Beban pokok penjualan Rp5,08 triliun, bengkak dari edisi sama tahun sebelumnya Rp4,23 triliun. Laba kotor terkumpul Rp3,12 triliun, surplus dari fase sama tahun lalu Rp2 triliun.
Kerugian dari perubahan nilai wajar aset biologis Rp50,58 miliar, drop dari untung Rp130,91 miliar. Beban penjualan dan pemasaran Rp209,23 miliar, bengkak dari Rp199,71 miliar. Beban umum dan administrasi Rp385,88 miliar, susut dari Rp390,52 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp40,78 miliar, melonjak dari Rp31,23 miliar.
Beban operasi lainnya Rp49,65 miliar, bengkak dari Rp48,85 miliar. Laba usaha Rp2,47 triliun, mengalami lompatan dari Rp1,52 triliun. Biaya keuangan Rp39,49 miliar, susut dari Rp54,26 miliar. Pendapatan keuangan Rp68,37 miliar, melejit dari Rp34,77 miliar. Bagian laba dari vventura bersama, dan entitas asosiasi Rp825,72 miliar, melesat dari Rp515,02 miliar.
Laba periode berjalan Rp2,77 triliun, melonjak signifikan dari Rp1,67 triliun. Total ekuitas Rp11,67 triliun, naik dari akhir tahun sebelumnya Rp11,27 triliun. Jumlah liabilitas Rp2,78 triliun, susut dari akhir 2024 senilai Rp3,03 triliun. Total aset Rp14,46 triliun, naik dari akhir tahun lalu Rp14,3 triliun. (*)
Related News
Realisasi Dana IPO Nol, Cek Jawaban YUPI Saat Dicecar Pertanyaan BEI
Target 2025 Terlewati, Prapenjualan BSDE Tembus Rp10 Triliun
Permintaan Domestik Jadi Motor, Produksi ANTAM Pecah Rekor
MYOH Ketok Palu, Pinjaman Tahap II Rp25 Miliar Masuk Kas TRJA
Danatama Kapital Jual 5,12 Persen Saham BULL ke Kingswood Union
Prospek Positif, Direktur Utama Borong 19,7 Juta Saham NEST





