EmitenNews.com -PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memandang bahwa sekuritisasi aset atau Efek Beragun Aset (EBA) merupakan suatu opsi yang menjanjikan bagi perusahaan pembiayaan yang ingin mendiversifikasi struktur pendanaannya. 

Sekuritisasi aset dapat membantu perusahaan pembiayaan untuk memperkuat likuiditas serta meningkatkan akses kepada sumber pendanaan yang lebih hemat biaya. Dari berbagai alternatif pendanaan yang ada, saat ini perusahaan pembiayaan di Indonesia masih sangat bergantung pada pendanaan dari perbankan dalam mendukung pertumbuhan bisnis mereka. 

“Akan lebih baik jika perusahaan pembiayaan dapat menurunkan tingkat ketergantungan tersebut, dengan tetap menjalin dan memelihara hubungan yang kuat dengan mitra perbankan guna memitigasi risiko likuiditas,” imbuh riset Pefindo yang di tulis oleh Hanif Pradipta dan Synthia Manik, di kutip, Rabu (27/12/2023).

Harus diakui bahwa akses ke pasar modal melalui penerbitan efek bersifat utang bagi perusahaan pembiayaan masih terbatas, dikarenakan basis investor yang relatif kecil dan kecenderungan investor untuk sangat konservatif ketika berurusan dengan produk keuangan yang tidak dijamin (unsecured). 

Salah satu opsi pendanaan tambahan yang tersedia bagi perusahaan pembiayaan adalah dengan memanfaatkan dana pemegang saham. Namun, pendekatan ini memerlukan kemampuan keuangan yang kuat dan komitmen berkelanjutan dari pemegang saham guna menjaga pertumbuhan perusahaan pembiayaan. Berdasarkan data OJK per September 2023 (9M23), keseluruhan komposisi pendanaan industri pembiayaan di Indonesia terdiri dari pinjaman bank sebesar 57%, penerbitan surat utang sebesar 12%, dan ekuitas internal sebesar 31%. Komposisi ini menggambarkan ketergantungan yang tinggi bagi perusahaan pembiayaan kepada lembaga perbankan, sehingga membuat perusahaan pembiayaan rentan menghadapi kesulitan saat mencari dana terutama dalam periode likuiditas yang ketat. 

Dalam keadaan tersebut, perusahaan pembiayaan mungkin terpaksa menerima biaya pendanaan yang lebih tinggi atau merampingkan volume bisnis untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.

Keuntungan Sekuritisasi Aset bagi Perusahaan Pembiayaan

Sekuritisasi aset merupakan alternatif menarik bagi perusahaan pembiayaan dengan beberapa keunggulan seperti efisiensi biaya dan penguatan likuiditas guna mendukung prospek pertumbuhan di masa depan. Bagi perusahaan pembiayaan dengan peringkat kredit yang tidak terlalu tinggi, opsi untuk mengalokasikan portofolio aset berkualitas tinggi kedalam EBA dapat berpotensi menghasilkan persyaratan pendanaan yang lebih menguntungkan, dengan demikian dapat meningkatkan opsi pendanaan dan mengurangi biaya dana. Fitur di dalam sekuritisasi aset juga dapat membantu perusahaan pembiayaan meningkatkan rasio likuiditas mereka. Sekuritisasi aset berfungsi untuk mempercepat konversi piutang menjadi kas yang tersedia segera, berkontribusi pada optimasi manajemen aset-liabilitas, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan keuangan dan daya saing perusahaan pembiayaan di pasar.

Tantangan Sekuritisasi Aset bagi Perusahaan Pembiayaan 

Dari sisi penawaran, perusahaan pembiayaan sebagai kreditur awal (originator) atas aset yang akan disekuritisasi harus mempertimbangkan beberapa parameter yang dapat memengaruhi kinerja mereka. Keterbatasan aset berkualitas tinggi dengan tenor yang memadai untuk disekuritisasi merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh perusahaan pembiayaan.