IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Merosot 12,47 Persen, Laba Ace Hardware (ACES) Tercatat Rp242,40 Miliar Hingga Juni

15/08/2022, 13:10 WIB

Merosot 12,47 Persen, Laba Ace Hardware (ACES) Tercatat Rp242,40 Miliar Hingga Juni

EmitenNews.com—Akibat terhambat oleh pandemi Covid-19, kinerja PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mengalami penurunan pada semester I/2022 baik dari sisi penjualan maupun laba bersih.

 

Laporan keuangan ACES per 30 Juni 2022 seperti dikutip dalam keterbukaan informasi menunjukkan ACES mengalami penurunan penjualan bersih sebesar 2,58 persen menjadi Rp3,31 triliun pada semester I/2022 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya Rp3,40 triliun. Total penjualan bersih tersebut berasal dari dua bagian yaitu penjualan dan penjualan konsinyasi masing-masing sebesar Rp3,23 triliun dan Rp75,13 miliar.

 

Pada bagian penjualan sendiri terdiri dari penjualan produk perbaikan rumah tangga, produk gaya hidup yang mengalami penurunan penjualan masing-masing menjadi Rp1,74 triliun, Rp1,35 triliun. Sementara untuk produk permainan justru mengalami kenaikan penjualan dari Rp130,99 miliar pada kuartal II/2021 menjadi Rp136,50 miliar.

 

Beban pokok penjualan perseroan turut mengalami penurunan dari Rp1,74 triliun di semester I/2021 menjadi Rp1,71 triliun di enam bulan pertama tahun ini. Beban usaha juga tercatat menurun dari Rp1,36 triliun menjadi Rp1,35 triliun. Melalui hasil penjualan tersebut, total laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di kuartal II/2022 tercatat turun 12,47 persen menjadi Rp242,40 miliar. Sedangkan pada kuartal II/2021 tercatat sebesar Rp276,94 miliar.

 

Jika melihat laporan keuangan ACES semester I di masa pandemi, dari tahun ke tahun terus terjadi penurunan penjualan bersih, meski tidak lebih dari 10 persen. Sebelum pandemi, pada semester I/2019, penjualan bersih perseroan tercatat sebesar Rp3,96 triliun. Kemudian, memasuki masa pandemi di semester I/2020, penjualan bersih ACES turun menjadi Rp3,65 triliun.

 

Di periode yang sama tahun berikutnya juga melemah menjadi Rp3,40 triliun dan pada paruh pertama tahun ini kembali turun menjadi Rp3,31 triliun. Adapun total aset perseroan pada semester I/2022 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan laporan tutup buku 2021, dari Rp7,19 triliun menjadi Rp7,38 triliun.

 

Sementara itu total ekuitas ACES justru turun dari Rp5,51 triliun per kuartal IV/2021 menjadi Rp5,41 triliun di kuartal II/2022. Namun untuk total liabilitas mengikuti total aset, meningkat dari Rp1,68 triliun menjadi Rp1,97 triliun. 


Author: Rizki