OJK Dorong Perbankan Jaga Kinerja, Targetkan Rating Kembali Membaik
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan terus mendorong industri perbankan menjaga kinerja positif agar outlook peringkat kredit yang sempat turun dapat kembali membaik.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut penyesuaian outlook oleh lembaga pemeringkat seperti Moody's dan Fitch bersifat sementara dan berpotensi berbalik arah seiring membaiknya kondisi ekonomi.
“OJK memandang penyesuaian outlook ini bersifat sementara dan berpotensi untuk kembali berubah (reversible),” ujarnya, dikutip Rabu (25/3/2026).
Untuk menjaga momentum tersebut, OJK terus memperkuat pengawasan agar perbankan konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang solid.
Dari sisi kinerja, bank-bank besar termasuk kelompok KBMI 4 dan Himbara masih mencatat pertumbuhan yang kuat. Kredit tumbuh double digit masing-masing 13,34% dan 13,43%, sementara DPK meningkat di atas 16%.
Permodalan juga tetap tebal, dengan CAR Himbara di level 20,32% dan KBMI 4 sebesar 22,33%, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan menghadapi risiko global.
OJK juga menilai struktur pendanaan perbankan yang masih didominasi dana domestik menjadi keunggulan tersendiri, karena mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan eksternal.
Ke depan, OJK bersama pemerintah dan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan.
“OJK bersama pemangku kepentingan akan terus mengawal stabilitas sistem keuangan agar ketahanan sektor perbankan tetap terjaga,” kata Dian.
Dengan fundamental yang tetap kuat dan pengawasan berkelanjutan, OJK optimistis outlook peringkat kredit perbankan nasional berpeluang kembali ke level stabil, bahkan positif.
Related News
OJK Buka Suara Soal Rating Bank Himbara Dipangkas Moody's dan Fitch
Bursa Buka Gembok 3 Saham Ini, 2 di Antaranya Bakal Sandang FCA!
Antisipasi Konflik Timur Tengah, BI Perkuat Ketahanan Eksternal
OJK Bekukan Tennet, Kustodian Kripto Ini Kehilangan Izin Operasi
BI Pertimbangkan Intervensi Rupiah Pada Tiga Skenario Dampak Perang
BEI Kembali Tunda Implementasi Short Selling





