OJK Sebut Bakal Ada Kejutan Terkait IHSG Besok
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi (Kanan) dan sejumalh Direksi BEI dan DPR
EmitenNews.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya memiliki beberapa kebijakan yang akan dilakukan terkait pergerakan IHSG yang volatil.
Dijelaskan Pada hari ini, Selasa (18/3 Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt IHSG pukul 11.19 WIB dan dibuka kembali pukul 11.49 WIB setelah IHSG anjlok 5 persen.
" Kami memiliki beberapa policy yang akan kami lakukan, Insyaallah, besok kami akan melakukan salah satu policy yang akan kita lakukan," kata Inarno dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3).
Selain itu, Inarno juga mengapresiasi dukungan pemerintah yang diwakili dengan kunjungan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco. "Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan policy yang kami lakukan," terang dia. Sebelumnya,Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, pihaknya ingin membangun kepercayaan pada pasar modal.
Pihaknya ingin memberikan dukungan penuh pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepada Bursa Efek Indonesia terhadap policy yang mereka ambil terkait dengan situasi saat ini. "Ini dalam rangka meyakinkan pasar, bahwa mereka di-backup penuh oleh negara, di back up penuh oleh pemerintah," kata dia dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025).
IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Lakukan Trading Halt "Insyaallah, besok kami akan melakukan salah satu policy yang akan kita lakukan," imbuh dia.
Selain itu, Inarno juga mengapresiasi dukungan pemerintah yang diwakili dengan kunjungan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco. "Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan policy yang kami lakukan," terang dia.
Sebelumnya,Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, pihaknya ingin membangun kepercayaan pada pasar modal. Pihaknya ingin memberikan dukungan penuh pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepada Bursa Efek Indonesia terhadap policy yang mereka ambil terkait dengan situasi saat ini.
"Ini dalam rangka meyakinkan pasar, bahwa mereka di-backup penuh oleh negara, di back up penuh oleh pemerintah," kata dia dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025).
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco mengatakan, pembekuan perdagangan saham tidak hanya terjadi kali ini saja. Menurut dia, koreksi IHSG lebih dari 5 persen bukan baru kali ini saja terjadi, dan sudah pernah pada waktu Covid-19 dan lain-lain.
"Kami hari ini melakukan kunjungan untuk memberikan support dan menyakinkan pasar untuk tetap tenang," ujar dia.
Sebagai informasi, IHSG berada pada level 6.224,93 atau turun 3,82 persen setara 247,01 poin. Adapun, nilai transaksi perdagangan saham tercatat Rp 15,92 triliun. Lalu, volume yang diperdagangkan tercatat 23,30 miliar. Sedangkan kapitalisasi pasar turun ke Rp 10.627,71 triliun.
Related News
Estimasi Laba 2025 Tembus Rp600 Miliar, IMPC Lebih Agresif di 2026
Dirut Problematik Akhirnya Mundur! Green Power (LABA) Rombak Pengurus
HMSP Segarkan Jajaran Direksi, Ini Profil Kandidatnya
Bank Mandiri Cuan Laba Rp56,3T di 2025, Kredit Tembus Rp1.895T
PIPA Klarifikasi Kasus IPO, Tak Berdampak ke Kinerja dan Operasional
Dua Bos Emiten Hapsoro (RAJA) Akumulasi Saham Senilai Rp3,5 Miliar





