EmitenNews.com - Perhatian. Khusus pekan ini ada perubahan jadwal kebijakan pembatasan lalu lintas dengan skema ganjil genap (gage). Untuk pekan ini, Gage Jakarta hanya berlaku selama empat hari, yakni Senin (27/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026). 

Perubahan jadwal ini sesuai informasi yang diunggahan akun Instagram @dishubdkijakarta. Pada hari Jumat (1/5/2026) gage di berbagai ruas jalan Jakarta ditiadakan, sesuai dengan Hari Buruh Nasional pada 1 Mei 2026, ketentuan Ganjil Genap di berbagai ruas jalan di Jakarta DITIADAKAN. 

“Keputusan ini sesuai dengan Pergub DKI Jakarta No.88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat 3,” tulis unggahan tersebut.

Kedua Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dengan Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. 

Dalam ketentuan SKB itu, pada 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Buruh. Aturan tersebut juga diperkuat melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019, yang pada Pasal 3 ayat (3): Intinya, sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden. 

Waktu penerapan gage pada 27-30 April dibagi dalam dua sesi, yakni mulai pagi hingga siang pada pukul 06.00-10.00 WIB, dan sore hingga malam pada pukul 16.00-21.00 WIB. 

Catat ya. Pengguna jalan yang tidak taat aturan dan terbukti melanggar akan dikenai tilang dan denda maksimal sebesar Rp500.000, sesuai amanat pasal 287 UU LLAJ. 

Ini 28 titik gerbang tol yang terkena ganjil genap: 

  1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang 
  2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso 
  3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2
  4. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama Simpang 
  5. Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1 
  6. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan 
  7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar 
  8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda 
  9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan 
  10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2 
  11. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran 
  12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet 
  13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2 
  14. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II 
  15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika 
  16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang 
  17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang 
  18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas 
  19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati 
  20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat 
  21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya 
  22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara 
  23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun 
  24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya 
  25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas 
  26. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih. 

Jadi, kepada para pengendara diharapkan senantiasa berhati-hati, dengan memperhatikan pengumuman resmi. ***