Pelaku Pasar Cenderung Wait and See, IHSG Berpotensi Mixed dengan Range 6550-6750
:
0
EmitenNews.com -Pada perdagangan Selasa (6/6), Bursa Wallstreet ditutup menguat didorong kemungkinan penahanan suku bunga The Fed. Selain itu pelaku pasar juga menantikan rilis data CPI AS.
Bursa saham Asia ditutup variatif pelaku pasar mencermati perkembangan data-data ekonomi dan arah kebijakan moneter The Fed. Harga minyak mentah WTI ditutup menguat didorong penurunan cadangan minyak AS dan rencana Arab Saudi memangkas produksi minyak.
IHSG ditutup mixed pada perdagangan Selasa (6/6), pelaku pasar cenderung wait and see melihat data-data ekonomi dan arah kebijakan moneter The Fed. Investor Asing mencatatkan Nett Buy IDR 200 Milyar.
Diperkirakan hari ini Rabu (7/6) IHSG berpotensi mixed dengan range 6550-6750 sektoral yang dapat diperhatikan Digital Bank, Construction, Energy, Metal Mining, dan Healthcare, kata Dimas Wahyu Analis Bahana Sekuritas.
BBYB Terbentuk Two White Soldiers berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 470-500 Stoploss jika Closing di bawah level 450.
PTPP Terbentuk Double Bottom berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 560-580 Stoploss jika Closing di bawah level 550.
SIDO Terbentuk Morning Star berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 750-760 Stoploss jika Closing di bawah level 740.
PTBA Berhasil Break Out dari Downtrend Channel berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 3250- 3300 Stoploss jika Closing di bawah level 3200.
KRAS Berhasil Rebound dari Bottoming Area berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada renge 220-240 Stoploss jika Closing di bawah level 214.
Related News
BTN Perkuat Modal, Akselerasi Kredit, dan Akuisisi Portofolio
IHSG Anjlok 2,16 Persen, Sektor Transportasi Malah Melesat Sendirian
IHSG Rontok 1,27 Persen ke 7.446 di Sesi I, 10 Sektor Anjlok
Mau Cairkan Awal Sukuk Tabungan ST012T4? Ini Prosedurnya
Susah Bahan Baku, Industri Mulai Pakai Material Kemasan Daur Ulang
Pemerintah Akan Jadi Pengadopsi Awal Kendaraan Listrik Nasional





