Pembangunan Hyperscale Data Center NeutraDC, Telkom Konsisten Terapkan Net Zero Emission
:
0
Direktur Utama PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) Andreuw Th.A.F (kiri), bersama Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria usai penandatanganan nota kesepahaman terkait penyedia energi berkonsep green energy power di Tangerang, beberapa waktu yang lalu. dok. istimewa.
EmitenNews.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui salah satu anak usahanya PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) semakin fokus mengembangkan bisnis data center. Bagusnya, perseroan tetap menerapkan prinsip ESG (Environmental, Social, and Corporate Governance) melalui kolaborasi dengan perusahaan energi, PT Medco Power Indonesia (Medco Power) dalam mewujudkan komitmen bersama menuju Net Zero Emission di Indonesia.
Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antarkedua belah pihak yang digelar saat konferensi The 11th Indonesia Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Conference & Exhibition (EBTKE ConEx) di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pekan lalu.
Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk kolaborasi untuk melakukan studi bersama atas green energy power serta sebagai penyedia energi terbarukan untuk kebutuhan Pangkalan Data NeutraDC yang dimulai di Batam.
Dalam rilisnya, Rabu (26/7/2023), Direktur Utama Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), Andreuw Th.A.F, menyampaikan sejak awal pembangunan gedung Hyperscale Data Center sudah dirancang dengan konsep dekarbonisasi. Sehingga kolaborasi ini sejalan dengan prinsip NeutraDC dalam hal penggunaan renewable energy.
“Kami sangat antusias dengan adanya kolaborasi ini. Net Zero Emission selalu menjadi perhatian bagi perusahaan kami. Kami juga ingin mengambil peran dalam menjalankan target Indonesia Net Zero Emission pada tahun 2060,” ungkap Andreuw.
Komitmen terapkan dekarbonisasi
Besarnya kapasitas penggunaan listrik untuk menjalankan operasional Hyperscale Data Center menjadi alasan NeutraDC untuk berkomitmen menerapkan dekarbonisasi.
Sebelumnya, Medco Power telah menandatangani nota kesepahaman untuk pembentukan joint venture dalam mengembangkan dan membangun pusat data milik Telkom Indonesia di Batam pada Juni 2022. Kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman adalah langkah awal kedua belah pihak melakukan diskusi dan evaluasi bersama dalam merumuskan konsep green data center.
Saat ini NeutraDC memiliki pangkalan data berkapasitas besar (hyperscale data center) di Cikarang. Pangkalan data ini telah menerapkan renewable energy untuk keperluan data center, yang bekerja sama dengan Pertamina Power Indonesia (PPI).
NeutraDC juga tengah membangun Hyperscale Data Center (HDC) di Batam di atas lahan seluas 5 hektare. Dengan rancangan mendirikan tiga kampus berstandar internasional dengan kapasitas IT load sebesar 51 MW, HDC Batam ini juga akan menerapkan energi terbarukan, ramah lingkungan dan mengadopsi sistem multi-tier, demi menjaga keamanan data secara optimal.
Related News
Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
DGNS Private Placement Rp269 per Saham, Ini Eksekutornya
CDIA Injeksi Anak Usaha Petrosea USD15,5 Juta, Ini Tujuannya
Rugi Bengkak 105 Persen, ACST Kuartal I 2025 Defisit Rp4,75 Triliun
Pengendali Baru, Triple B Siap Caplok 1,14 Miliar Saham EPAC
GOOD Gulirkan Dividen Rp350 Miliar, Cum Date 4 Mei 2026





