Lebih lanjut dia menyebutkan, kinerja positif PANR ditopang oleh strategi smart operation yang dilakukan selama hampir tiga tahun terakhir. Strategi ini dapat mengontrol biaya operasional (opex) di level 50-60 pereen.

 

"Implementasi smart operation antara lain, digitalisasi business process, pengembangan bisnis model B2B2C melalui 'Panorama Agent', perluasan distribusi online untuk segmen korporasi melalui Corporate Online Booking Tools ( COBT ) dan pengembangan pasar-pasar baru melalui paket wisata Islami, serta paket wisata khusus milenial. Perseroan optimistis dapat menutup 2023 dengan kinerja mendekati level pre-pandemic," demikian disampaikan AB Sadewa.